Universitas PGRI Silampari

STKIP PGRI Lubuklinggau laksanakan wisuda sarjana ke XXXVII

Apri Handoko, S.Pd
STKIP PGRI Lubuklinggau laksanakan wisuda sarjana ke XXXVII

STKIP PGRI Lubuklinggau Kembali menggelar Prosesi Wisuda Sarjana ke XXXVII pada kamis (7/10/2021). Acara digelar secara luring (tatap muka) dan disiarkan melalui live streaming youtube yang berlangsung di Balai Embun Semimbar.

wisuda kali ini mengangkat tema Melalui Kegiatan wisuda ke 37, STKIP PGRI Lubuklinggau siap bertransformasi menjadi Universitas yang Cemerlang. 

Prosesi wisuda digelar dengan menerapkan protokol Kesehatan secara ketat sesuai anjuran dari Satuan Gugus tugas (Satgas Covid-19), mahasiswa yang hendak wisuda tahun ini juga tanpa di dampingi orang tua, dikarenakan saat ini masih masa pandemic dan Embun Semimbar hanya berkapasitas 1000 orang sesuai dengan arahan pemerintah hanya diperbolehkan 50% dari kapastas Gedung,akan tetapi para orang tua wisudawan juga dapat menyaksikan putra dan putrinya dari kanal youtube yang diberikan oleh pihak kampus.

Pada kesempatan kali ini turut hadir bapak Walikota Lubuklinggau yang di wakilkan oleh wakil walikota bapak H Sulaiman Kohar, Ketua YPLP PT PGRI Sumsel yang diwakilkan Bapak Drs. H Djamaani djakfar, M.Pd.,beserta rombongan, dan tamu undangan serta sluruh Civitas Akademika STKIP PGRI Lubuklinggau.

Ketua STKIP PGRI Lubuklinggau Dr. H Rudi Erwandi M.Pd., dalam sambutannya, pertama-tama meminta maav kepada para orang tua wisudawan yang tidak dapat hadir dan menemani anaknya secara langsung saat prosesi wisuda, Rudi juga menyebutkan bahwa, ada 301 mahasiswa yang diwisudakan hari ini, diantaranya ada 107 wisudawan/ti meraih predikat dengan pujian. Untuk IPK tertinggi diraih oleh Rama Dona, Sedangkan waktu study tercepat di tempuh 3 tahun 10 bulan sekaligus merupakan lulusan termuda dengan usia 20 tahun 8 bulan atas nama Ayu Anggraini.

Dalam Arahannya, wakil Walikota Lubuklinggau H. Sulaiman Kohar mengucapkan selamat kepada para wisudawan, dan berharap mereka bisa melanjutkan Pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Ini Langkah awal untuk mencapai cita-cita. Dan bagi yang sudah mengabdi, ilmu yang didapatkan bisa menjadi modal untuk meningkatkan pengabdiannya, ujarnya (Humas)

Berita Terkait

678