Universitas PGRI Silampari

UNPARI MoU dengan Lembaga Adat dan Museum Subkoss Garuda

Apri Handoko, S.Pd
UNPARI MoU dengan Lembaga Adat dan Museum Subkoss Garuda

LUBUKLINGGAU – Kerjasama makin banyak dijalin Universitas PGRI Silampari (UNPARI) dengan instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun pihak swasta. Sudah lebih dari 30 lembaga yang bekerjasama dengan kampus yang terletak di Jl Mayor Toha, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 ini.

Kamis (29/12/2022) kerjasama dilakukan dengan Lembaga Adat Kota Lubuklinggau dan Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Lubuklinggau. Penandatanganan naskah MoU dilakukan Rektor UNPARI Dr H Rudi Erwandi dengan Ketua Lembaga Adat Kota Lubuklinggau H Rahman Sani dan Koordinator Pengelola Museum Subkoss Garuda Sriwijaya Lubuklinggau Eva Kusmalwati di Meeting Room Lantai 2 UNPARI. Disaksikan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Dr Yohana Satinem, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan H Sukasno, dan sejumlah dosen.

Dr H Rudi Erwandi saat diwawancara Linggau Pos kemarin mengatakan, MoU ini antar institusi. Sementara nanti MoE-nya ditindaklanjuti masing-masing program studi di UNPARI.

“Kerjasama ini kami lakukan, karena UNPARI peduli dengan apa yang jadi program museum. Museum juga sumber ilmu bagi dosen dan mahasiswa UNPARI. Ke depan, kolaborasi akan makin erat. Dosen dan mahasiswa bisa menggali ilmu dengan melakukan penelitian atau kegiatan apapun di sana,” jelasnya.

Pun dengan Lembaga Adat Kota Lubuklinggau, kata Rudi, MoU ditandatangani sebagai komitmen UNPARI yang juga peduli pada pelestarian adat dan budaya Kota Lubuklinggau.

“Bukan hanya karena kami punya Prodi Pendidikan Sejarah, tapi semua prodi bisa berkolaborasi dengan Lembaga Adat Kota Lubuklinggau maupun Museum Subkoss Garuda. Baik Prodi Desain Komunikasi Visual, Prodi Ilmu Komputer, Prodi Kewirausahaan, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Biologi, Prodi Pendidikan Fisika, Prodi PGSD, Prodi Penjaskesrek, Prodi Pendidikan Matematika, Prodi Sistem Informasi, Prodi Sosial Ekonomi Pertanian, maupun Prodi Teknologi Informasi. Sebenarnya rencana MoU ini sudah lama. Namun baru bisa terealisasi kemarin,” jelasnya.

Menurut Rudi, MoU ini harus segera ditindaklanjuti dengan MoE. Agar dampak positifnya bisa segera dirasakan kedua lembaga yang saling menjalin kerjasama. Ia berharap, dengan adanya MoU ini, keberadaan UNPARI bisa memberikan manfaat bagi lembaga-lembaga maupun instansi di LubukLinggau dan sekitarnya. Sebab sebelumsebelumnya, UNPARI juga sudah menjalin kerjasama dengan instansi, seperti perguruan tinggi, Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, perbankan, Harian Pagi Linggau Pos, dan masih banyak lagi.

Menanggapi adanya MoU ini, Ketua Lembaga Adat Kota Lubuklinggau H Rahman Sani mengaku sangat bersyukur. Dengan demikian, Lembaga Adat diharapkan bisa memberikan manfaat untuk kemajuan UNPARI. Disamping itu, peran UNPARI bisa membantu lembaga adat dalam melaksanakan program-programnya, termasuk mengedukasi masyarakat menaati adat istiadat dan norma, juga membangun generasi yang peduli pada pelestarian adat lokal di Kota Lubuklinggau.

Berita Terkait

539